Mempelajari perbandingan merupakan salah satu materi inti di semester genap. Konsep ini sangat berguna untuk menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari. Agar lebih paham, mari kita bahas sepuluh contoh soal matematika kelas 7 semester 2 perbandingan berikut ini.
Setiap soal dilengkapi dengan pembahasan agar kamu bisa belajar secara mandiri. Jangan lupa untuk mencoba mengerjakan sendiri terlebih dahulu sebelum melihat kunci jawabannya. Latihan rutin akan membuat kemampuanmu semakin terasah.
Pengertian Dasar Perbandingan
Perbandingan adalah cara membandingkan dua besaran atau lebih dengan satuan yang sama. Biasanya ditulis dalam bentuk a : b atau a/b. Materi ini sering muncul dalam ujian tengah semester maupun ulangan harian.
Memahami soal perbandingan kelas 7 akan membantu kamu mengerjakan soal perbandingan senilai kelas 7 dengan lebih mudah. Konsep ini juga menjadi fondasi untuk materi perbandingan peluang kelas 6 di jenjang sebelumnya.
Soal 1: Perbandingan Umur
Perbandingan umur Ayah dan Ibu adalah 7 : 5. Jika selisih umur mereka 12 tahun, berapakah umur masing-masing? Pembahasan: Selisih perbandingan = 7 – 5 = 2 bagian. Nilai 1 bagian = 12 / 2 = 6 tahun. Umur Ayah = 7 x 6 = 42 tahun. Umur Ibu = 5 x 6 = 30 tahun.
Jadi, umur Ayah 42 tahun dan Ibu 30 tahun. Soal seperti ini sering digunakan untuk melatih pemahaman dasar perbandingan. Kamu bisa mencoba variasi soal dengan jumlah umur atau perbandingan yang berbeda.
Soal 2: Perbandingan Uang
Uang Andi dan Budi berbanding 3 : 4. Jumlah uang mereka Rp140.000,00. Berapa besar uang masing-masing? Pembahasan: Jumlah perbandingan = 3 + 4 = 7 bagian. Nilai 1 bagian = Rp140.000 / 7 = Rp20.000. Uang Andi = 3 x Rp20.000 = Rp60.000. Uang Budi = 4 x Rp20.000 = Rp80.000.
Soal ini merupakan tipe soal perbandingan senilai kelas 7 yang paling umum. Pastikan kamu teliti saat menjumlahkan perbandingan. Kesalahan kecil bisa menyebabkan hasil akhir yang berbeda jauh.
Soal 3: Perbandingan Tiga Besaran
Perbandingan buku milik Rina, Sari, dan Tuti adalah 2 : 3 : 5. Jika jumlah buku mereka 40 buah, berapa banyak buku Sari? Pembahasan: Jumlah perbandingan = 2 + 3 + 5 = 10 bagian. Nilai 1 bagian = 40 / 10 = 4 buku. Buku Sari = 3 x 4 = 12 buku.
Untuk soal dengan tiga besaran, langkahnya sama seperti dua besaran. Kamu hanya perlu menjumlahkan semua perbandingan. Soal matematika volume kelas 4 mungkin berbeda, tapi prinsip perbandingan tetap sama.
Soal 4: Perbandingan Senilai dengan Tabel
Sebuah mobil menempuh 120 km dalam 2 jam. Berapa jarak yang ditempuh dalam 5 jam? Pembahasan: Ini adalah perbandingan senilai. Waktu bertambah, jarak juga bertambah. 2 jam → 120 km, maka 1 jam → 60 km. Jadi, 5 jam → 5 x 60 = 300 km.
Soal ini mengajarkan bahwa perbandingan senilai bisa diselesaikan dengan mencari nilai satuan terlebih dahulu. Metode ini sangat praktis untuk soal matematika kelas 2 bab 3 yang membahas pengukuran sederhana.
Soal 5: Perbandingan Berbalik Nilai
Suatu pekerjaan dapat diselesaikan 6 pekerja dalam 8 hari. Berapa hari jika pekerja ditambah menjadi 12 orang? Pembahasan: Ini perbandingan berbalik nilai. Semakin banyak pekerja, semakin sedikit hari. 6 pekerja x 8 hari = 12 pekerja x H hari. Maka H = (6 x 8) / 12 = 4 hari.

Perbedaan utama dengan perbandingan senilai adalah arah hubungannya. Jika satu besaran naik dan yang lain turun, itu adalah perbandingan berbalik nilai. Konsep ini juga muncul dalam soal matematika kls 1 penjumlahan sederhana.
Soal 6: Skala pada Peta
Skala sebuah peta adalah 1 : 250.000. Jika jarak pada peta 8 cm, berapa jarak sebenarnya? Pembahasan: Jarak sebenarnya = jarak peta x skala = 8 cm x 250.000 = 2.000.000 cm = 20 km.
Skala adalah penerapan perbandingan dalam kehidupan nyata. Kamu bisa menemukan soal serupa saat belajar perbandingan matematika kelas 1. Pastikan satuan jarak sebenarnya diubah ke kilometer agar lebih mudah dipahami.
Soal 7: Perbandingan Campuran
Campuran semen dan pasir dengan perbandingan 2 : 5. Jika digunakan 20 kg semen, berapa pasir yang dibutuhkan? Pembahasan: Perbandingan semen : pasir = 2 : 5. Semen 20 kg berarti 2 bagian = 20 kg, maka 1 bagian = 10 kg. Pasir = 5 x 10 = 50 kg.
Soal campuran sering muncul dalam konteks proyek atau resep. Prinsipnya tetap sama: cari nilai satu bagian terlebih dahulu. Soal UTS matematika kelas 2 semester 1 kurmer juga menggunakan pola serupa.
Soal 8: Perbandingan dengan Selisih
Perbandingan kelereng Adi dan Doni adalah 3 : 7. Selisih kelereng mereka 16 butir. Berapa jumlah kelereng mereka? Pembahasan: Selisih perbandingan = 7 – 3 = 4 bagian. Nilai 1 bagian = 16 / 4 = 4 kelereng. Jumlah perbandingan = 3 + 7 = 10 bagian. Jumlah kelereng = 10 x 4 = 40 butir.
Soal ini menggabungkan konsep selisih dan jumlah. Pastikan kamu tidak tertukar antara selisih dan jumlah perbandingan. Latihan soal seperti ini akan memperkuat pemahamanmu.
Soal 9: Perbandingan dalam Bentuk Pecahan
Perbandingan uang Ani dan Banu adalah 2/3 : 1/2. Sederhanakan perbandingan tersebut! Pembahasan: Samakan penyebut menjadi 6. 2/3 = 4/6, 1/2 = 3/6. Maka perbandingan menjadi 4/6 : 3/6 = 4 : 3.
Menyederhanakan perbandingan pecahan membutuhkan ketelitian. Konsep ini juga berguna saat belajar soal perbandingan kelas 6 yang lebih kompleks. Selalu samakan penyebut terlebih dahulu.
Soal 10: Perbandingan Tiga Kota
Jarak kota A ke B pada peta 5 cm, B ke C 8 cm, dan A ke C 13 cm. Skala peta 1 : 200.000. Berapa jarak sebenarnya A ke C? Pembahasan: Jarak peta A ke C = 13 cm. Jarak sebenarnya = 13 x 200.000 = 2.600.000 cm = 26 km.
Soal ini menggabungkan beberapa segmen perjalanan. Pastikan kamu menjumlahkan jarak pada peta dengan benar. Soal matematika volume kelas 4 mungkin tidak serumit ini, tapi prinsipnya sama.
Kesimpulan
Perbandingan adalah materi yang mudah dipahami jika sering berlatih. Sepuluh contoh soal matematika kelas 7 semester 2 perbandingan di atas mencakup berbagai tipe, dari senilai hingga berbalik nilai. Pelajari setiap pembahasan dengan saksama.
Jangan ragu untuk mencari soal tambahan dari buku atau internet. Semakin sering kamu mengerjakan soal perbandingan senilai kelas 7, semakin cepat kamu menguasainya. Selamat belajar dan semoga sukses!



