Fisika, sebagai ilmu yang mempelajari alam semesta dari berbagai aspek, seringkali dianggap sebagai mata pelajaran yang menantang. Namun, bagi siswa kelas 8 semester 1, fisika membuka gerbang pemahaman terhadap berbagai fenomena alam yang terjadi di sekitar kita. Mulai dari gerak benda, gaya, usaha, hingga energi, semua konsep ini akan menjadi dasar penting untuk pemahaman fisika di jenjang selanjutnya.
Untuk membantu kalian menguasai materi fisika kelas 8 semester 1, artikel ini akan menyajikan kumpulan contoh soal beserta pembahasan mendalam. Tujuannya bukan hanya untuk sekadar memberikan jawaban, tetapi juga untuk menguraikan langkah-langkah berpikir, konsep-konsep yang terlibat, dan tips-tips jitu dalam menyelesaikan soal-soal tersebut. Mari kita selami dunia fisika bersama!
Materi Pokok Fisika Kelas 8 Semester 1:
Sebelum kita masuk ke contoh soal, mari kita ingat kembali materi-materi utama yang biasanya diajarkan pada semester 1 kelas 8:

- Gerak Lurus: Memahami konsep kecepatan, kelajuan, percepatan, dan jenis-jenis gerak lurus (beraturan dan berubah beraturan).
- Gaya dan Hukum Newton: Mengenal berbagai jenis gaya, resultan gaya, serta Hukum Newton I, II, dan III.
- Usaha dan Energi: Memahami konsep usaha yang dilakukan oleh gaya, energi kinetik, energi potensial, dan hukum kekekalan energi mekanik.
Contoh Soal dan Pembahasan:
Mari kita mulai dengan contoh soal pertama yang berkaitan dengan gerak lurus.
Soal 1: Gerak Lurus Beraturan
Seorang siswa mengendarai sepeda motor dengan kecepatan konstan 72 km/jam. Berapa jarak yang ditempuh siswa tersebut dalam waktu 30 detik?
Pembahasan:
Soal ini berkaitan dengan konsep Gerak Lurus Beraturan (GLB), di mana kecepatan benda bersifat konstan. Rumus dasar GLB adalah:
$v = s/t$
Dimana:
- $v$ adalah kecepatan (m/s atau km/jam)
- $s$ adalah jarak (meter atau kilometer)
- $t$ adalah waktu (sekon atau jam)
Langkah-langkah Penyelesaian:
-
Identifikasi yang diketahui:
- Kecepatan ($v$) = 72 km/jam
- Waktu ($t$) = 30 detik
-
Perhatikan satuan: Satuan kecepatan adalah km/jam, sedangkan satuan waktu adalah detik. Agar konsisten, kita perlu mengubah satuan kecepatan ke meter per sekon (m/s).
- 1 km = 1000 meter
- 1 jam = 3600 detik
- Jadi, 72 km/jam = $(72 times 1000 text meter) / (3600 text detik)$
- $v = 72000 / 3600 text m/s$
- $v = 20 text m/s$
-
Tentukan yang ditanya: Jarak ($s$).
-
Gunakan rumus GLB: $v = s/t$. Untuk mencari jarak, kita dapat mengubah rumusnya menjadi $s = v times t$.
-
Hitung jarak:
- $s = 20 text m/s times 30 text s$
- $s = 600 text meter$
Jawaban: Siswa tersebut menempuh jarak sejauh 600 meter.
Tips: Selalu perhatikan satuan yang digunakan dalam soal. Jika tidak konsisten, lakukan konversi satuan terlebih dahulu sebelum melakukan perhitungan.
Soal 2: Gerak Lurus Berubah Beraturan (Percepatan Konstan)
Sebuah mobil balap mula-mula diam, kemudian dipercepat dengan percepatan konstan sebesar $4 text m/s^2$ selama 5 detik. Berapakah kecepatan akhir mobil tersebut dan berapa jarak yang ditempuhnya?
Pembahasan:
Soal ini berkaitan dengan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dengan percepatan konstan. Kita akan menggunakan rumus-rumus kinematika untuk GLBB.
Rumus-rumus yang relevan:
- $v_t = v_0 + at$ (Kecepatan akhir)
- $s = v_0t + 1/2 at^2$ (Jarak tempuh)
- $v_t^2 = v_0^2 + 2as$ (Hubungan kecepatan, percepatan, dan jarak)
Dimana:
- $v_t$ adalah kecepatan akhir (m/s)
- $v_0$ adalah kecepatan awal (m/s)
- $a$ adalah percepatan (m/s²)
- $t$ adalah waktu (s)
- $s$ adalah jarak (m)
Langkah-langkah Penyelesaian:
-
Identifikasi yang diketahui:
- Kecepatan awal ($v_0$) = 0 m/s (karena mobil mula-mula diam)
- Percepatan ($a$) = $4 text m/s^2$
- Waktu ($t$) = 5 detik
-
Tentukan yang ditanya:
- Kecepatan akhir ($v_t$)
- Jarak tempuh ($s$)
-
Hitung kecepatan akhir ($v_t$):
- Gunakan rumus: $v_t = v_0 + at$
- $v_t = 0 text m/s + (4 text m/s^2 times 5 text s)$
- $v_t = 20 text m/s$
-
Hitung jarak tempuh ($s$):
- Gunakan rumus: $s = v_0t + 1/2 at^2$
- $s = (0 text m/s times 5 text s) + 1/2 times (4 text m/s^2) times (5 text s)^2$
- $s = 0 + 1/2 times 4 times 25 text m$
- $s = 2 times 25 text m$
- $s = 50 text meter$
Jawaban: Kecepatan akhir mobil tersebut adalah 20 m/s, dan jarak yang ditempuhnya adalah 50 meter.
Tips: Pahami kondisi awal benda (diam, bergerak dengan kecepatan tertentu) untuk menentukan nilai $v_0$.
Soal 3: Gaya dan Hukum Newton II
Sebuah balok bermassa 5 kg ditarik oleh gaya horizontal sebesar 20 N di atas permukaan lantai yang licin (gesekan diabaikan). Berapakah percepatan yang dialami balok tersebut?
Pembahasan:
Soal ini menerapkan Hukum II Newton, yang menyatakan bahwa percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya.
Rumus Hukum II Newton:
$Sigma F = ma$
Dimana:
- $Sigma F$ adalah resultan gaya (N)
- $m$ adalah massa benda (kg)
- $a$ adalah percepatan benda (m/s²)
Langkah-langkah Penyelesaian:
-
Identifikasi yang diketahui:
- Massa balok ($m$) = 5 kg
- Gaya tarik ($F$) = 20 N
- Gesekan diabaikan, sehingga gaya yang bekerja hanya gaya tarik. Maka, resultan gaya ($Sigma F$) = 20 N.
-
Tentukan yang ditanya: Percepatan ($a$).
-
Gunakan rumus Hukum II Newton: $Sigma F = ma$. Untuk mencari percepatan, kita ubah rumusnya menjadi $a = Sigma F / m$.
-
Hitung percepatan:
- $a = 20 text N / 5 text kg$
- $a = 4 text m/s^2$
Jawaban: Percepatan yang dialami balok tersebut adalah $4 text m/s^2$.
Tips: Jika ada gaya lain yang bekerja (misalnya gaya gesek), pastikan untuk menghitung resultan gaya terlebih dahulu sebelum menggunakan Hukum II Newton. Ingat, gaya adalah besaran vektor, jadi arahnya penting.
Soal 4: Resultan Gaya dan Hukum Newton II
Sebuah balok bermassa 2 kg berada di atas meja. Balok tersebut ditarik ke kanan oleh gaya 10 N dan ke kiri oleh gaya 6 N. Jika gesekan udara diabaikan, berapakah percepatan balok tersebut?
Pembahasan:
Dalam soal ini, kita perlu menentukan resultan gaya yang bekerja pada balok sebelum menerapkan Hukum II Newton.
Langkah-langkah Penyelesaian:
-
Identifikasi yang diketahui:
- Massa balok ($m$) = 2 kg
- Gaya ke kanan ($F_1$) = 10 N
- Gaya ke kiri ($F_2$) = 6 N
-
Tentukan yang ditanya: Percepatan ($a$).
-
Hitung resultan gaya ($Sigma F$):
- Karena gaya bekerja berlawanan arah, kita kurangkan nilai keduanya. Kita tetapkan arah ke kanan sebagai positif.
- $Sigma F = F_1 – F_2$
- $Sigma F = 10 text N – 6 text N$
- $Sigma F = 4 text N$ (ke arah kanan)
-
Gunakan rumus Hukum II Newton: $a = Sigma F / m$.
-
Hitung percepatan:
- $a = 4 text N / 2 text kg$
- $a = 2 text m/s^2$
Jawaban: Percepatan balok tersebut adalah $2 text m/s^2$ ke arah kanan.
Tips: Selalu gambar diagram benda bebas (free-body diagram) untuk memvisualisasikan semua gaya yang bekerja pada benda. Ini akan sangat membantu dalam menentukan resultan gaya.
Soal 5: Usaha yang Dilakukan Gaya
Seorang anak mendorong kotak mainan bermassa 2 kg dengan gaya horizontal sebesar 10 N sejauh 5 meter. Berapakah usaha yang dilakukan oleh anak tersebut?
Pembahasan:
Usaha dalam fisika diartikan sebagai gaya yang bekerja pada suatu benda yang menyebabkan benda tersebut berpindah sejauh jarak tertentu.
Rumus usaha:
$W = F times s$
Dimana:
- $W$ adalah usaha (Joule)
- $F$ adalah gaya yang bekerja (N)
- $s$ adalah perpindahan (meter)
Langkah-langkah Penyelesaian:
-
Identifikasi yang diketahui:
- Gaya dorong ($F$) = 10 N
- Perpindahan ($s$) = 5 meter
- Massa kotak mainan (2 kg) tidak relevan untuk perhitungan usaha dalam kasus ini, karena gaya yang diberikan sudah diketahui.
-
Tentukan yang ditanya: Usaha ($W$).
-
Gunakan rumus usaha: $W = F times s$.
-
Hitung usaha:
- $W = 10 text N times 5 text m$
- $W = 50 text Joule$
Jawaban: Usaha yang dilakukan oleh anak tersebut adalah 50 Joule.
Tips: Pastikan gaya yang digunakan dalam rumus usaha adalah gaya yang searah dengan perpindahan. Jika ada sudut, gunakan komponen gaya yang searah perpindahan ($F cos theta$).
Soal 6: Energi Kinetik
Sebuah bola bermassa 0,5 kg dilempar ke atas dengan kecepatan awal 10 m/s. Berapakah energi kinetik bola saat dilempar?
Pembahasan:
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena gerakannya.
Rumus energi kinetik:
$EK = 1/2 mv^2$
Dimana:
- $EK$ adalah energi kinetik (Joule)
- $m$ adalah massa benda (kg)
- $v$ adalah kecepatan benda (m/s)
Langkah-langkah Penyelesaian:
-
Identifikasi yang diketahui:
- Massa bola ($m$) = 0,5 kg
- Kecepatan awal ($v$) = 10 m/s
-
Tentukan yang ditanya: Energi kinetik ($EK$).
-
Gunakan rumus energi kinetik: $EK = 1/2 mv^2$.
-
Hitung energi kinetik:
- $EK = 1/2 times 0,5 text kg times (10 text m/s)^2$
- $EK = 1/2 times 0,5 times 100 text Joule$
- $EK = 0,25 times 100 text Joule$
- $EK = 25 text Joule$
Jawaban: Energi kinetik bola saat dilempar adalah 25 Joule.
Tips: Perhatikan bahwa kecepatan dalam rumus energi kinetik harus dikuadratkan.
Soal 7: Energi Potensial Gravitasi
Sebuah kelapa bermassa 2 kg menggantung pada ketinggian 10 meter di atas tanah. Berapakah energi potensial gravitasi kelapa tersebut terhadap tanah? (Gunakan percepatan gravitasi, $g = 10 text m/s^2$)
Pembahasan:
Energi potensial gravitasi adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya terhadap suatu titik acuan (dalam hal ini, tanah).
Rumus energi potensial gravitasi:
$EP = mgh$
Dimana:
- $EP$ adalah energi potensial gravitasi (Joule)
- $m$ adalah massa benda (kg)
- $g$ adalah percepatan gravitasi ($ textm/s^2$)
- $h$ adalah ketinggian benda terhadap titik acuan (meter)
Langkah-langkah Penyelesaian:
-
Identifikasi yang diketahui:
- Massa kelapa ($m$) = 2 kg
- Ketinggian ($h$) = 10 meter
- Percepatan gravitasi ($g$) = $10 text m/s^2$
-
Tentukan yang ditanya: Energi potensial gravitasi ($EP$).
-
Gunakan rumus energi potensial gravitasi: $EP = mgh$.
-
Hitung energi potensial gravitasi:
- $EP = 2 text kg times 10 text m/s^2 times 10 text m$
- $EP = 200 text Joule$
Jawaban: Energi potensial gravitasi kelapa tersebut adalah 200 Joule.
Tips: Pastikan ketinggian diukur dari titik acuan yang benar. Nilai $g$ biasanya diberikan dalam soal atau dapat menggunakan nilai standar $9.8 text m/s^2$ jika tidak spesifik.
Soal 8: Hukum Kekekalan Energi Mekanik
Sebuah bola dilepaskan dari ketinggian 20 meter. Berapakah kecepatan bola saat menyentuh tanah? (Gunakan percepatan gravitasi, $g = 10 text m/s^2$, dan abaikan hambatan udara)
Pembahasan:
Soal ini dapat diselesaikan menggunakan konsep Hukum Kekekalan Energi Mekanik. Energi mekanik adalah jumlah energi kinetik dan energi potensial. Jika tidak ada gaya luar yang melakukan usaha (seperti hambatan udara), maka energi mekanik total benda akan tetap konstan.
Rumus Hukum Kekekalan Energi Mekanik:
$EM_A = EM_B$
$EK_A + EP_A = EK_B + EP_B$
Dimana A dan B adalah dua titik yang berbeda dalam lintasan benda.
Langkah-langkah Penyelesaian:
-
Identifikasi kondisi pada titik A (saat dilepas):
- Ketinggian ($h_A$) = 20 meter
- Kecepatan awal ($v_A$) = 0 m/s (karena dilepas dari keadaan diam)
- Energi Kinetik A ($EK_A$) = $1/2 m v_A^2 = 0$
- Energi Potensial A ($EP_A$) = $mgh_A$
-
Identifikasi kondisi pada titik B (saat menyentuh tanah):
- Ketinggian ($h_B$) = 0 meter
- Kecepatan saat menyentuh tanah ($v_B$) = ? (yang dicari)
- Energi Kinetik B ($EK_B$) = $1/2 m v_B^2$
- Energi Potensial B ($EP_B$) = $mgh_B = 0$
-
Terapkan Hukum Kekekalan Energi Mekanik:
- $EK_A + EP_A = EK_B + EP_B$
- $0 + mgh_A = 1/2 m v_B^2 + 0$
- $mgh_A = 1/2 m v_B^2$
-
Perhatikan bahwa massa ($m$) bisa dicoret dari kedua sisi persamaan:
- $gh_A = 1/2 v_B^2$
-
Susun ulang rumus untuk mencari $v_B$:
- $v_B^2 = 2gh_A$
- $v_B = sqrt2gh_A$
-
Hitung kecepatan ($v_B$):
- $v_B = sqrt2 times 10 text m/s^2 times 20 text m$
- $v_B = sqrt400 text m^2/texts^2$
- $v_B = 20 text m/s$
Jawaban: Kecepatan bola saat menyentuh tanah adalah 20 m/s.
Tips: Hukum Kekekalan Energi Mekanik sangat berguna untuk soal-soal yang melibatkan perubahan ketinggian dan kecepatan, terutama ketika hambatan udara dapat diabaikan.
Penutup:
Mempelajari fisika memang membutuhkan latihan dan pemahaman konsep yang kuat. Kumpulan contoh soal dan pembahasan mendalam ini diharapkan dapat menjadi panduan berharga bagi kalian dalam menghadapi materi fisika kelas 8 semester 1. Ingatlah untuk selalu:
- Pahami Konsep Dasar: Setiap soal berakar pada konsep fisika yang mendasarinya. Pastikan Anda benar-benar mengerti konsep tersebut sebelum mencoba menyelesaikan soal.
- Perhatikan Satuan: Kesalahan dalam satuan adalah penyebab umum kesalahan dalam perhitungan fisika.
- Buat Diagram: Khususnya untuk soal gaya, diagram benda bebas sangat membantu.
- Latihan Soal Bervariasi: Jangan ragu untuk mencari dan mengerjakan soal-soal lain dari berbagai sumber untuk memperkaya pemahaman Anda.
Selamat belajar dan teruslah bersemangat dalam menaklukkan dunia fisika!



