Kisi-kisi soal kelas 3 semester 1 kurikulum merdeka

Kisi-kisi soal kelas 3 semester 1 kurikulum merdeka

Mengurai Kisi-Kisi Soal Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka: Fondasi Pembelajaran Holistik yang Bermakna

Kurikulum Merdeka, sebagai inovasi terbaru dalam sistem pendidikan nasional, membawa angin segar dengan filosofi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, relevansi konteks, dan penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila. Bagi siswa kelas 3 sekolah dasar, semester pertama adalah fase krusial di mana mereka mulai mengokohkan fondasi literasi, numerasi, dan karakter, sekaligus menjelajahi dunia di sekitar mereka dengan lebih mendalam. Oleh karena itu, memahami "kisi-kisi soal" dalam konteks Kurikulum Merdeka bukanlah sekadar daftar topik yang akan diujikan, melainkan sebuah panduan komprehensif mengenai capaian pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, integrasi nilai-nilai, serta metode asesmen yang holistik.

Artikel ini akan mengurai secara detail apa saja yang menjadi fokus utama dalam pembelajaran kelas 3 semester 1 Kurikulum Merdeka, bagaimana capaian pembelajaran diterjemahkan menjadi tujuan pembelajaran, dan bagaimana semua ini bermuara pada bentuk asesmen yang relevan dan bermakna. Dengan pemahaman yang mendalam tentang kisi-kisi ini, guru dapat merancang pembelajaran yang efektif, orang tua dapat mendukung proses belajar anak di rumah, dan siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik, tidak hanya untuk ujian, tetapi juga untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

1. Filosofi dan Prinsip Kurikulum Merdeka untuk Kelas 3 SD

Kisi-kisi soal kelas 3 semester 1 kurikulum merdeka

Sebelum menyelami kisi-kisi spesifik, penting untuk memahami jiwa Kurikulum Merdeka yang menjadi landasan bagi semua capaian dan asesmen. Untuk kelas 3 SD, beberapa prinsip utama yang sangat menonjol adalah:

  • Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik: Setiap siswa memiliki keunikan dan kecepatan belajar yang berbeda. Kisi-kisi soal tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga proses belajar yang mengakomodasi diferensiasi.
  • Integrasi Konten dan Konteks: Materi pelajaran tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi secara tematik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
  • Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5): Nilai-nilai seperti beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif tidak hanya diajarkan, tetapi juga diinternalisasi melalui proyek dan aktivitas pembelajaran.
  • Pembelajaran yang Bermakna: Fokus pada pemahaman konsep dan keterampilan aplikatif, bukan sekadar hafalan. Asesmen dirancang untuk mengukur pemahaman mendalam.
  • Fleksibilitas: Guru memiliki otonomi yang lebih besar dalam merancang alur tujuan pembelajaran dan asesmen sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa di kelasnya.

Dalam konteks kelas 3, yang merupakan transisi dari fase A ke fase B dalam Kurikulum Merdeka, siswa diharapkan mulai mengembangkan kemandirian belajar, kemampuan berpikir kritis yang lebih kompleks, dan keterampilan sosial yang lebih matang.

2. Komponen Utama "Kisi-Kisi" dalam Kurikulum Merdeka

Istilah "kisi-kisi" dalam Kurikulum Merdeka sedikit berbeda dari kurikulum sebelumnya. Bukan hanya daftar materi, melainkan mencakup:

  • Capaian Pembelajaran (CP): Ini adalah kompetensi inti yang harus dicapai siswa di akhir setiap fase (misalnya, Fase B untuk kelas 3). CP bersifat umum dan mencakup pengetahuan, keterampilan, serta sikap.
  • Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): CP kemudian dipecah menjadi ATP, yaitu serangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara logis dan sistematis untuk mencapai CP. ATP inilah yang menjadi "roadmap" harian atau mingguan bagi guru.
  • Konten Esensial: Materi-materi inti yang harus dikuasai siswa dalam setiap mata pelajaran.
  • Dimensi Profil Pelajar Pancasila: Nilai-nilai P5 yang diintegrasikan dalam pembelajaran dan proyek.
  • Bentuk Asesmen: Bagaimana pemahaman dan penguasaan siswa akan diukur (formatif, sumatif, diagnostik).

3. Kisi-Kisi Mata Pelajaran Inti Kelas 3 Semester 1

Meskipun Kurikulum Merdeka menekankan integrasi tematik, setiap mata pelajaran tetap memiliki capaian dan konten esensialnya sendiri. Berikut adalah rinciannya untuk kelas 3 semester 1:

a. Bahasa Indonesia

  • Capaian Pembelajaran (Fase B): Siswa mampu menganalisis informasi, membedakan fakta dan opini, menyimpulkan informasi dari teks, menulis teks narasi, deskripsi, dan eksposisi sederhana, serta menyampaikan gagasan secara lisan dengan santun.
  • ATP & Konten Esensial Semester 1:
    • Membaca dan Memirsa:
      • Mengidentifikasi informasi penting (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) dari teks narasi, deskripsi, atau informasi sederhana (misalnya, cerita pendek, pengumuman, teks prosedur sederhana).
      • Memahami kosakata baru dan konteks penggunaannya.
      • Membaca lancar dengan intonasi yang tepat.
      • Membedakan fakta dan opini dalam teks sederhana.
      • Menentukan gagasan pokok atau ide utama dari paragraf.
    • Menulis:
      • Menulis teks narasi sederhana (misalnya, cerita pengalaman pribadi, fabel) dengan struktur yang jelas (orientasi, komplikasi, resolusi).
      • Menulis teks deskripsi sederhana tentang benda, tempat, atau orang.
      • Menulis kalimat efektif dan paragraf padu.
      • Menggunakan tanda baca (titik, koma, tanda tanya, tanda seru) dan huruf kapital dengan benar.
      • Menyusun kalimat menjadi paragraf yang koheren.
    • Berbicara dan Mempresentasikan:
      • Menceritakan kembali isi teks yang dibaca atau didengar dengan kata-kata sendiri.
      • Menyampaikan pendapat atau tanggapan secara lisan dengan santun.
      • Berinteraksi dalam diskusi kelompok kecil.
    • Asesmen: Pemahaman bacaan (pilihan ganda, esai singkat), menulis karangan/deskripsi, menceritakan kembali cerita, presentasi sederhana.

b. Matematika

  • Capaian Pembelajaran (Fase B): Siswa mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000, melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, mengenal bangun datar dan bangun ruang, serta menginterpretasi data sederhana.
  • ATP & Konten Esensial Semester 1:
    • Bilangan:
      • Membaca dan menulis bilangan cacah hingga 10.000.
      • Menentukan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan) pada bilangan hingga 10.000.
      • Membandingkan dan mengurutkan bilangan.
      • Operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah hingga 10.000 (dengan dan tanpa teknik meminjam/menyimpan).
      • Konsep dasar perkalian sebagai penjumlahan berulang dan pembagian sebagai pengurangan berulang.
      • Melakukan perkalian dan pembagian bilangan sederhana (misalnya, bilangan 1-10 dengan 1 digit, atau kelipatan 10).
      • Menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi hitung.
    • Pengukuran:
      • Mengukur panjang, berat, dan waktu menggunakan satuan baku (cm, m, kg, gram, jam, menit).
      • Membandingkan dan mengurutkan ukuran.
      • Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pengukuran.
    • Geometri:
      • Mengenal dan mengidentifikasi berbagai bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, lingkaran).
      • Menentukan ciri-ciri bangun datar (sisi, sudut).
      • Mengenal simetri lipat dan simetri putar pada bangun datar sederhana.
    • Asesmen: Soal hitungan, soal cerita, mengidentifikasi bangun datar, mengukur benda.

c. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)

  • Capaian Pembelajaran (Fase B): Siswa mampu mengidentifikasi dan memahami hubungan sebab-akibat dalam fenomena alam dan sosial di lingkungan sekitar, serta dapat menjelaskan keterkaitan antara manusia, lingkungan, dan teknologi.
  • ATP & Konten Esensial Semester 1:
    • Makhluk Hidup dan Lingkungannya:
      • Mengenal bagian tubuh manusia dan fungsinya.
      • Mengenal daur hidup hewan dan tumbuhan sederhana.
      • Mengenal interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya (rantai makanan sederhana, simbiosis).
      • Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
    • Bumi dan Antariksa:
      • Mengenal perubahan cuaca dan pengaruhnya terhadap aktivitas manusia.
      • Mengenal siklus air sederhana.
    • Masyarakat dan Kebudayaan:
      • Mengenal keberagaman budaya di lingkungan sekitar (pakaian adat, makanan khas, rumah adat, permainan tradisional).
      • Mengenal peran dan tugas anggota keluarga serta masyarakat.
      • Mengenal sejarah lokal sederhana (misalnya, asal-usul nama tempat, tokoh lokal).
      • Mengenal pekerjaan dan jenis-jenis usaha di sekitar.
    • Asesmen: Projek pengamatan, membuat poster, presentasi, soal esai singkat, pilihan ganda berbasis konteks.

d. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

  • Capaian Pembelajaran (Fase B): Siswa mampu memahami ajaran agama/kepercayaan yang dianut, melaksanakan ibadah, serta menunjukkan perilaku terpuji sesuai dengan nilai-nilai agama dan Pancasila.
  • ATP & Konten Esensial Semester 1:
    • Pengenalan rukun iman/rukun Islam/ajaran pokok agama lain.
    • Tata cara ibadah dasar.
    • Nilai-nilai moral: kejujuran, tolong-menolong, menghormati sesama, bertanggung jawab, bersyukur.
    • Kisah-kisah teladan dari tokoh agama/kitab suci.
    • Asesmen: Observasi perilaku, wawancara, cerita pengalaman, soal pemahaman konsep agama.

e. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)

  • Capaian Pembelajaran (Fase B): Siswa mampu menunjukkan kemampuan gerak dasar (lokomotor, non-lokomotor, manipulatif) dan memahami pola hidup sehat.
  • ATP & Konten Esensial Semester 1:
    • Gerak dasar lokomotor (berjalan, berlari, melompat), non-lokomotor (membungkuk, meregang), dan manipulatif (melempar, menangkap, menendang).
    • Permainan tradisional dan olahraga sederhana.
    • Pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
    • Gizi seimbang.
    • Asesmen: Praktik gerak dasar, observasi partisipasi, proyek kebersihan.

f. Seni Budaya

  • Capaian Pembelajaran (Fase B): Siswa mampu berekspresi melalui karya seni rupa, musik, tari, dan teater sederhana, serta mengapresiasi karya seni.
  • ATP & Konten Esensial Semester 1:
    • Seni Rupa: Menggambar, mewarnai, membuat bentuk sederhana dari bahan alam/buatan.
    • Seni Musik: Mengenal nada, irama, dan lagu sederhana; memainkan alat musik ritmis.
    • Seni Tari: Menirukan gerak tari sederhana; mengenal gerak tari tradisional.
    • Asesmen: Hasil karya seni, praktik penampilan, observasi.

4. Integrasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Salah satu ciri khas Kurikulum Merdeka adalah adanya alokasi waktu khusus untuk P5. Di kelas 3 semester 1, proyek P5 akan terintegrasi dengan pembelajaran mata pelajaran, biasanya memilih 1-2 tema. Contoh tema yang relevan untuk kelas 3 adalah:

  • Gaya Hidup Berkelanjutan: Proyek tentang mengelola sampah, menanam tanaman, hemat energi.
  • Kearifan Lokal: Proyek mengenal makanan tradisional, permainan daerah, atau cerita rakyat setempat.
  • Bhinneka Tunggal Ika: Proyek mengenal keberagaman teman di kelas/sekolah, menghargai perbedaan.

Asesmen P5: Lebih fokus pada proses, kolaborasi, dan internalisasi nilai, bukan hanya hasil akhir proyek. Asesmen dapat berupa rubrik observasi, jurnal refleksi siswa, presentasi kelompok, atau portofolio.

5. Bentuk Asesmen yang Komprehensif

"Kisi-kisi soal" dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya merujuk pada soal tertulis. Asesmen dirancang untuk menjadi alat pembelajaran, bukan hanya alat evaluasi. Bentuk asesmen yang umum digunakan:

  • Asesmen Diagnostik: Dilakukan di awal pembelajaran untuk mengetahui kesiapan siswa.
  • Asesmen Formatif: Dilakukan selama proses pembelajaran untuk memberikan umpan balik dan memantau kemajuan siswa (misalnya, kuis singkat, diskusi, observasi, tugas kelompok, presentasi).
  • Asesmen Sumatif: Dilakukan di akhir periode pembelajaran untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran (misalnya, ulangan harian, proyek akhir unit, ujian tengah semester).
  • Asesmen Berbasis Kinerja (Performance-based Assessment): Mengukur kemampuan siswa dalam melakukan tugas atau mempraktikkan keterampilan (misalnya, praktik olahraga, presentasi, eksperimen sederhana, membuat karya seni).
  • Portofolio: Kumpulan karya siswa yang menunjukkan perkembangan belajar mereka.
  • Observasi: Pengamatan guru terhadap sikap dan perilaku siswa selama pembelajaran.
  • Penilaian Diri dan Penilaian Antarteman: Melatih siswa untuk merefleksikan proses belajar mereka.

Kesimpulan

Memahami kisi-kisi soal kelas 3 semester 1 Kurikulum Merdeka berarti memahami sebuah kerangka pembelajaran yang dinamis dan berorientasi pada pengembangan holistik peserta didik. Ini bukan lagi tentang menghafal rumus atau teori, melainkan tentang membangun pemahaman konsep yang kuat, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, serta menumbuhkan karakter Profil Pelajar Pancasila.

Bagi guru, kisi-kisi ini adalah panduan untuk merancang pengalaman belajar yang relevan, menantang, dan menyenangkan. Bagi orang tua, ini adalah peta jalan untuk mendukung anak di rumah, fokus pada proses belajar dan pemahaman, bukan hanya nilai akhir. Dan bagi siswa, ini adalah kesempatan untuk belajar dengan cara yang lebih bermakna, menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata, dan menjadi pribadi yang mandiri, kritis, dan berkarakter. Dengan pendekatan yang komprehensif ini, pendidikan di kelas 3 semester 1 Kurikulum Merdeka diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi perjalanan belajar siswa selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *