Contoh Soal Tema 9 Subtema 3 Kelas 4 Semester 2: Menjelajahi Pelestarian Sumber Daya Alam untuk Masa Depan

Contoh Soal Tema 9 Subtema 3 Kelas 4 Semester 2: Menjelajahi Pelestarian Sumber Daya Alam untuk Masa Depan

Contoh Soal Tema 9 Subtema 3 Kelas 4 Semester 2: Menjelajahi Pelestarian Sumber Daya Alam untuk Masa Depan

Pendahuluan

Pendidikan di sekolah dasar memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman anak-anak tentang dunia di sekitar mereka. Tema 9 kelas 4, "Kayanya Negeriku", secara khusus mengajak siswa untuk menyelami kekayaan alam Indonesia, mulai dari sumber energi hingga keindahan alam yang memukau. Dalam subtema 3, "Pelestarian Sumber Daya Alam di Indonesia", fokus pembelajaran beralih pada bagaimana kita sebagai bangsa bertanggung jawab menjaga dan melestarikan kekayaan tersebut untuk generasi mendatang.

Subtema ini tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan tentang jenis-jenis sumber daya alam dan manfaatnya, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan, mengelola sampah, menggunakan energi secara bijak, serta memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara yang peduli lingkungan. Pembelajaran ini bersifat interdisipliner, mengintegrasikan berbagai mata pelajaran seperti Bahasa Indonesia, IPA, IPS, PPKn, dan SBdP, untuk memberikan pemahaman yang utuh dan komprehensif.

Contoh Soal Tema 9 Subtema 3 Kelas 4 Semester 2: Menjelajahi Pelestarian Sumber Daya Alam untuk Masa Depan

Artikel ini bertujuan untuk menyajikan contoh-contoh soal yang relevan dengan materi Tema 9 Subtema 3 Kelas 4 Semester 2. Soal-soal ini dirancang untuk menguji pemahaman siswa dari berbagai aspek kompetensi dasar yang harus dicapai. Diharapkan, contoh soal ini dapat menjadi panduan bagi guru dalam menyusun evaluasi dan bagi orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah, serta bagi siswa untuk berlatih dan mengukur pemahaman mereka. Mari kita jelajahi berbagai jenis soal yang mencakup seluruh aspek pembelajaran penting dalam subtema ini.

I. Bahasa Indonesia: Menggali Informasi dan Menyampaikan Gagasan tentang Pelestarian Lingkungan

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia di subtema ini, siswa diajak untuk memahami teks nonfiksi atau teks laporan yang berkaitan dengan sumber daya alam dan pelestariannya. Mereka belajar menemukan ide pokok, informasi penting, dan kosakata baru, serta mampu menyampaikan gagasan secara lisan maupun tulisan.

Kompetensi Dasar:

  • Menggali informasi dari teks laporan hasil pengamatan tentang gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan cahaya dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman.
  • Menyajikan hasil pengamatan tentang gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan cahaya dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif.

Contoh Soal:

Bacalah teks berikut dengan saksama untuk menjawab soal nomor 1-3!

Hutan Kita, Paru-Paru Dunia

Hutan adalah salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan di Bumi. Ia sering disebut sebagai "paru-paru dunia" karena kemampuannya menghasilkan oksigen yang kita hirup dan menyerap karbon dioksida. Selain itu, hutan juga berfungsi sebagai habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, mencegah erosi dan banjir, serta menyimpan cadangan air tanah.

Sayangnya, penebangan hutan secara liar dan pembukaan lahan untuk perkebunan atau permukiman telah menyebabkan kerusakan hutan yang parah. Deforestasi ini berdampak buruk pada lingkungan, seperti punahnya spesies hewan dan tumbuhan, peningkatan suhu global, serta bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor. Oleh karena itu, upaya pelestarian hutan sangat mendesak. Reboisasi atau penanaman kembali pohon, pencegahan penebangan liar, dan edukasi masyarakat adalah langkah-langkah penting yang harus terus digalakkan.

  1. Apa ide pokok paragraf pertama teks di atas?
    a. Hutan adalah tempat tinggal hewan.
    b. Hutan sangat penting bagi kehidupan di Bumi.
    c. Hutan mencegah banjir.
    d. Hutan menghasilkan air.

  2. Apa yang dimaksud dengan "deforestasi" berdasarkan teks tersebut?
    a. Penanaman kembali hutan.
    b. Pengelolaan hutan secara lestari.
    c. Kerusakan hutan akibat penebangan atau pembukaan lahan.
    d. Penjagaan hutan dari kebakaran.

  3. Sebutkan dua dampak negatif dari kerusakan hutan yang disebutkan dalam teks!

Kunci Jawaban:

  1. b. Hutan sangat penting bagi kehidupan di Bumi.
  2. c. Kerusakan hutan akibat penebangan atau pembukaan lahan.
  3. Dua dampak negatif dari kerusakan hutan adalah:
    • Punahnya spesies hewan dan tumbuhan.
    • Peningkatan suhu global.
    • Bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor. (Siswa boleh menyebutkan salah dua dari tiga poin ini).

II. IPA (Ilmu Pengetahuan Alam): Memahami Sumber Daya Alam dan Upaya Pelestariannya

Dalam pelajaran IPA, siswa akan mendalami jenis-jenis sumber daya alam (terbarukan dan tak terbarukan), manfaatnya, dampak eksploitasi berlebihan, serta berbagai upaya pelestarian yang dapat dilakukan, termasuk konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan energi alternatif.

Kompetensi Dasar:

  • Mengidentifikasi sumber daya alam dan pemanfaatannya.
  • Menyajikan hasil identifikasi sumber daya alam dan pemanfaatannya.

Contoh Soal:

  1. Sumber daya alam yang jumlahnya terbatas dan tidak dapat diperbarui dalam waktu singkat disebut…
    a. Sumber daya alam terbarukan
    b. Sumber daya alam tak terbarukan
    c. Sumber daya alam hayati
    d. Sumber daya alam nonhayati

  2. Berikut ini adalah contoh sumber daya alam terbarukan, kecuali…
    a. Air
    b. Sinar matahari
    c. Minyak bumi
    d. Tumbuhan

  3. Salah satu cara untuk mengurangi jumlah sampah plastik adalah dengan menggunakan kembali (reuse) kantong belanja kain. Contoh tindakan "reduce" adalah…
    a. Mengolah sampah plastik menjadi kerajinan.
    b. Membawa botol minum sendiri daripada membeli botol kemasan.
    c. Membuang sampah pada tempatnya.
    d. Mendaur ulang kertas bekas.

  4. Mengapa energi matahari dan angin disebut sebagai energi alternatif?
    a. Karena sulit didapatkan.
    b. Karena harganya mahal.
    c. Karena tidak akan habis dan ramah lingkungan.
    d. Karena hanya bisa digunakan di daerah tertentu.

  5. Sebutkan tiga contoh kegiatan yang menunjukkan sikap hemat energi listrik di rumah!

Kunci Jawaban:

  1. b. Sumber daya alam tak terbarukan
  2. c. Minyak bumi
  3. b. Membawa botol minum sendiri daripada membeli botol kemasan.
  4. c. Karena tidak akan habis dan ramah lingkungan.
  5. Tiga contoh kegiatan hemat energi listrik:
    • Mematikan lampu saat tidak digunakan.
    • Mencabut charger HP setelah selesai mengisi daya.
    • Mematikan televisi/kipas angin/AC saat tidak ada orang di ruangan.
    • Menggunakan peralatan elektronik seperlunya.
    • Membuka jendela agar cahaya matahari masuk sehingga tidak perlu menyalakan lampu di siang hari. (Siswa boleh menyebutkan salah tiga dari poin-poin ini).

III. IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial): Peran dan Tanggung Jawab Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan

Dalam pelajaran IPS, siswa akan belajar tentang interaksi manusia dengan lingkungan, dampak kegiatan ekonomi terhadap sumber daya alam, serta peran dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk pentingnya kerja sama dan kearifan lokal.

Kompetensi Dasar:

  • Mengidentifikasi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat dari tingkat kota/kabupaten sampai tingkat provinsi.
  • Menyajikan hasil identifikasi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat dari tingkat kota/kabupaten sampai tingkat provinsi.

Contoh Soal:

  1. Salah satu contoh kegiatan masyarakat yang dapat merusak lingkungan adalah…
    a. Melakukan reboisasi hutan yang gundul.
    b. Membuang limbah pabrik ke sungai tanpa diolah.
    c. Melaksanakan program daur ulang sampah.
    d. Mengadakan kampanye hemat energi.

  2. Masyarakat yang tinggal di dekat pantai memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Untuk menjaga kelestarian laut agar ikan tetap banyak, nelayan seharusnya…
    a. Menggunakan bom atau pukat harimau saat menangkap ikan.
    b. Menangkap ikan sebanyak-banyaknya tanpa peduli ukuran.
    c. Menangkap ikan dengan alat yang ramah lingkungan dan tidak merusak terumbu karang.
    d. Membuang sampah ke laut agar menjadi makanan ikan.

  3. Bagaimana dampak negatif kegiatan penambangan pasir secara berlebihan terhadap lingkungan sekitar?
    a. Sungai menjadi lebih dalam dan bersih.
    b. Tanah di sekitar penambangan menjadi subur.
    c. Menyebabkan kerusakan ekosistem sungai dan erosi tanah.
    d. Meningkatkan jumlah air tanah.

  4. Sebutkan dua peran yang dapat dilakukan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar tempat tinggal!

Kunci Jawaban:

  1. b. Membuang limbah pabrik ke sungai tanpa diolah.
  2. c. Menangkap ikan dengan alat yang ramah lingkungan dan tidak merusak terumbu karang.
  3. c. Menyebabkan kerusakan ekosistem sungai dan erosi tanah.
  4. Dua peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan:
    • Mengikuti kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan.
    • Membuang sampah pada tempatnya.
    • Menanam pohon di lingkungan sekitar.
    • Menghemat penggunaan air dan listrik.
    • Melaporkan tindakan perusakan lingkungan kepada pihak berwenang. (Siswa boleh menyebutkan salah dua dari poin-poin ini).

IV. PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan): Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab terhadap Lingkungan

Pada mata pelajaran PPKn, siswa akan diajak memahami hak dan kewajiban mereka terhadap lingkungan, serta menanamkan sikap bertanggung jawab sebagai warga negara yang baik dalam menjaga kelestarian alam. Nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ke-3 (Persatuan Indonesia) dan sila ke-5 (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia), sangat relevan dalam konteks ini.

Kompetensi Dasar:

  • Memahami hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menyajikan hasil identifikasi hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Soal:

  1. Salah satu hak kita sebagai warga negara terhadap lingkungan adalah…
    a. Membuang sampah sembarangan.
    b. Menikmati udara bersih dan lingkungan sehat.
    c. Menebang pohon di hutan sesuka hati.
    d. Membuang limbah ke sungai.

  2. Jika kita ingin menikmati lingkungan yang bersih dan sehat, maka kewajiban kita adalah…
    a. Membiarkan orang lain membersihkan lingkungan.
    b. Ikut serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
    c. Menuntut pemerintah untuk membersihkan lingkungan.
    d. Cukup membayar iuran kebersihan.

  3. Membakar sampah di pekarangan rumah dapat menyebabkan pencemaran udara dan mengganggu kesehatan tetangga. Tindakan ini melanggar hak tetangga untuk…
    a. Mendapatkan air bersih.
    b. Menikmati lingkungan yang sehat dan bebas polusi.
    c. Mendapatkan fasilitas umum yang memadai.
    d. Mendapatkan keamanan dan kenyamanan.

  4. Bagaimana penerapan nilai sila kelima Pancasila (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) dalam konteks pelestarian sumber daya alam?

Kunci Jawaban:

  1. b. Menikmati udara bersih dan lingkungan sehat.
  2. b. Ikut serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
  3. b. Menikmati lingkungan yang sehat dan bebas polusi.
  4. Penerapan nilai sila kelima Pancasila dalam konteks pelestarian sumber daya alam adalah dengan memastikan bahwa pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara adil dan merata untuk kesejahteraan seluruh rakyat, tanpa merusak lingkungan yang akan merugikan generasi mendatang. Ini berarti tidak ada pihak yang boleh mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan demi keuntungan pribadi sehingga merugikan masyarakat luas atau merusak lingkungan.

V. SBdP (Seni Budaya dan Prakarya): Ekspresi Kreatif untuk Lingkungan Lestari

Dalam pelajaran SBdP, siswa dapat menyalurkan kreativitas mereka untuk mendukung kampanye pelestarian lingkungan, misalnya dengan membuat poster, kerajinan dari barang bekas, atau lagu bertema lingkungan.

Kompetensi Dasar:

  • Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi.
  • Membuat gambar dan bentuk tiga dimensi.

Contoh Soal:

  1. Sebuah poster yang baik untuk mengajak orang menjaga lingkungan harus memiliki unsur-unsur berikut, kecuali…
    a. Gambar yang menarik dan relevan.
    b. Tulisan yang jelas dan mudah dibaca.
    c. Pesan yang singkat, padat, dan jelas.
    d. Cerita yang panjang dan rumit.

  2. Sebutkan tiga jenis sampah yang dapat didaur ulang menjadi karya seni atau benda bermanfaat!

  3. Buatlah sebuah slogan singkat (maksimal 5 kata) yang mengajak teman-temanmu untuk membuang sampah pada tempatnya!

Kunci Jawaban:

  1. d. Cerita yang panjang dan rumit.
  2. Tiga jenis sampah yang dapat didaur ulang:
    • Botol plastik
    • Kertas bekas/koran
    • Kardus
    • Kaleng bekas
    • Kain perca (Siswa boleh menyebutkan salah tiga dari poin-poin ini).
  3. Contoh slogan:
    • "Buang Sampah, Lingkungan Bersih!"
    • "Sampahmu, Tanggung Jawabmu!"
    • "Jaga Kebersihan, Sehat Selalu!"
    • "Buang Pada Tempatnya, Ya!"

VI. Soal Pengayaan / Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS)

  1. Di desa tempat tinggalmu, banyak masyarakat yang masih suka membuang sampah sembarangan ke sungai. Sebagai seorang siswa kelas 4 yang sudah belajar tentang pelestarian lingkungan, apa yang akan kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini? Jelaskan langkah-langkahmu!

    Kunci Jawaban:

    • Mengedukasi: Berbicara kepada keluarga dan teman-teman tentang dampak buruk membuang sampah ke sungai. Bisa juga membuat poster sederhana tentang bahaya sampah di sungai dan menempelkannya di tempat umum.
    • Memberi Contoh: Selalu membuang sampah pada tempatnya dan mengajak orang lain melakukan hal yang sama.
    • Inisiatif Kecil: Mengajak teman-teman atau keluarga untuk melakukan kegiatan bersih-bersih sungai secara berkala (dengan pengawasan orang dewasa).
    • Melapor: Jika ada yang membuang sampah dalam jumlah besar, bisa melaporkan kepada RT/RW atau pihak berwenang setempat.

Tips untuk Orang Tua dan Guru:

  1. Kaitkan dengan Kehidupan Sehari-hari: Ajarkan konsep pelestarian lingkungan dengan contoh konkret yang ada di sekitar siswa (di rumah, sekolah, atau lingkungan tempat tinggal). Misalnya, ajak anak memilah sampah di rumah, atau menunjukkan cara menghemat air/listrik.
  2. Diskusi Interaktif: Setelah siswa menjawab soal, ajak mereka berdiskusi mengapa jawaban tersebut benar atau salah. Biarkan mereka menjelaskan pemahaman mereka dengan kata-kata sendiri.
  3. Proyek Sederhana: Ajak siswa membuat proyek kecil, seperti membuat kerajinan dari barang bekas, menanam pohon kecil, atau membuat poster kampanye lingkungan. Ini akan memperkuat pemahaman mereka secara praktis.
  4. Kunjungan Edukatif: Jika memungkinkan, ajak siswa mengunjungi tempat daur ulang sampah, taman kota, atau area konservasi lokal untuk melihat langsung upaya pelestarian.
  5. Bacaan Tambahan: Sediakan buku-buku cerita atau artikel yang bertema lingkungan untuk memperkaya wawasan mereka.

Kesimpulan

Subtema 3 dari Tema 9 Kelas 4, "Pelestarian Sumber Daya Alam di Indonesia", adalah materi yang sangat relevan dan penting untuk diajarkan kepada siswa. Melalui pembelajaran ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademis, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kesadaran akan pentingnya menjaga Bumi untuk masa depan.

Contoh-contoh soal yang telah disajikan di atas mencakup berbagai aspek dari kompetensi dasar yang diharapkan, mulai dari kemampuan berbahasa, pemahaman ilmiah, kesadaran sosial, hingga penerapan nilai-nilai kewarganegaraan dan ekspresi kreatif. Dengan berlatih menggunakan soal-soal ini, diharapkan siswa dapat lebih siap menghadapi evaluasi, dan yang lebih penting, internalisasi pemahaman tentang pelestarian sumber daya alam akan semakin kuat. Mari terus berupaya mendidik generasi muda agar menjadi pelopor dalam menjaga dan melestarikan kekayaan negeri kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *