Menjelajahi Semangat Kemerdekaan: Contoh Soal Tema 7 Subtema 3 Kelas 5 Beserta Jawaban Lengkap

Menjelajahi Semangat Kemerdekaan: Contoh Soal Tema 7 Subtema 3 Kelas 5 Beserta Jawaban Lengkap

Menjelajahi Semangat Kemerdekaan: Contoh Soal Tema 7 Subtema 3 Kelas 5 Beserta Jawaban Lengkap

Pendahuluan

Halo Adik-adik dan para orang tua serta guru! Selamat datang di artikel yang akan membantu kita semua memahami lebih dalam materi Tema 7 "Peristiwa dalam Kehidupan" Subtema 3 "Peristiwa Mengisi Kemerdekaan" untuk Kelas 5 Sekolah Dasar. Subtema ini merupakan salah satu bagian penting dalam kurikulum karena mengajak kita menelusuri jejak sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang telah diproklamasikan.

Memahami peristiwa mengisi kemerdekaan bukan hanya sekadar menghafal tanggal atau nama tokoh, melainkan juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti patriotisme, persatuan, kerja keras, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Dengan belajar subtema ini, kita diajak untuk menghargai jasa para pahlawan dan termotivasi untuk berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa di masa kini.

Menjelajahi Semangat Kemerdekaan: Contoh Soal Tema 7 Subtema 3 Kelas 5 Beserta Jawaban Lengkap

Artikel ini akan menyajikan berbagai contoh soal dari berbagai mata pelajaran (Bahasa Indonesia, PKn, IPS, IPA, Matematika, dan SBdP) yang terintegrasi dalam Tema 7 Subtema 3, lengkap dengan kunci jawaban dan penjelasannya. Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran kepada siswa tentang bentuk soal yang mungkin muncul, serta menjadi panduan belajar yang efektif untuk persiapan ulangan harian atau ujian. Mari kita mulai perjalanan belajar kita!

I. Bahasa Indonesia: Memahami Teks Sejarah dan Menggali Informasi Penting

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia pada subtema ini, siswa akan banyak berhadapan dengan teks-teks narasi atau eksposisi yang berkaitan dengan peristiwa sejarah pasca-proklamasi kemerdekaan. Fokusnya adalah kemampuan menemukan gagasan utama, informasi penting, kosakata baru, serta menyimpulkan isi teks.

Contoh Soal:

Bacalah teks berikut dengan saksama untuk menjawab soal nomor 1-3!

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan di Surabaya

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, bukan berarti perjuangan telah usai. Belanda dengan membonceng pasukan Sekutu (AFNEI) kembali datang ke Indonesia dengan tujuan merebut kembali kemerdekaan. Di Surabaya, kedatangan Sekutu pada 25 Oktober 1945 disambut perlawanan gigih dari rakyat Surabaya yang dipimpin oleh Bung Tomo. Puncak pertempuran terjadi pada 10 November 1945, setelah tewasnya Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby, pimpinan pasukan Sekutu. Sekutu mengeluarkan ultimatum agar rakyat Surabaya menyerahkan senjata, namun ditolak mentah-mentah. Dengan semangat "Merdeka atau Mati!", rakyat Surabaya berjuang habis-habisan. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Pertempuran 10 November dan diperingati sebagai Hari Pahlawan.

  1. Apa gagasan utama paragraf pertama teks di atas?
    a. Kedatangan Sekutu ke Indonesia.
    b. Perjuangan mempertahankan kemerdekaan belum usai setelah proklamasi.
    c. Rakyat Surabaya menyambut Sekutu.
    d. Peringatan Hari Pahlawan.

  2. Siapakah tokoh yang memimpin perlawanan rakyat Surabaya dalam teks tersebut?
    a. Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
    b. Ir. Soekarno
    c. Bung Tomo
    d. Mohammad Hatta

  3. Kata "ultimatum" dalam teks di atas memiliki makna yang sama dengan…
    a. Perintah
    b. Ancaman keras
    c. Ajakan damai
    d. Kesepakatan

Kunci Jawaban dan Pembahasan:

  1. Jawaban: b. Perjuangan mempertahankan kemerdekaan belum usai setelah proklamasi.

    • Pembahasan: Gagasan utama paragraf pertama menjelaskan bahwa proklamasi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari kedatangan Sekutu/Belanda. Pilihan lain adalah detail atau bagian dari gagasan utama tersebut.
  2. Jawaban: c. Bung Tomo

    • Pembahasan: Dalam teks disebutkan dengan jelas bahwa "rakyat Surabaya yang dipimpin oleh Bung Tomo" melakukan perlawanan.
  3. Jawaban: b. Ancaman keras

    • Pembahasan: Dalam konteks teks, ultimatum dikeluarkan oleh Sekutu agar rakyat Surabaya menyerahkan senjata, jika tidak akan ada konsekuensi. Ini menunjukkan sebuah ancaman atau tuntutan terakhir yang harus dipenuhi.

Contoh Soal Tambahan:

  1. Buatlah satu kalimat tanya dengan kata tanya "Mengapa" berdasarkan isi teks di atas!
    • Kunci Jawaban: Mengapa rakyat Surabaya menolak ultimatum Sekutu? (Atau: Mengapa tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan?)
    • Pembahasan: Kalimat tanya "Mengapa" bertujuan menanyakan sebab atau alasan suatu peristiwa terjadi, yang jawabannya dapat ditemukan atau disimpulkan dari teks.

II. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn): Menumbuhkan Nilai-nilai Kebangsaan

PKn dalam subtema ini bertujuan menanamkan nilai-nilai Pancasila, khususnya nilai persatuan dan kesatuan, rela berkorban, semangat kebangsaan, serta tanggung jawab dalam mengisi kemerdekaan. Siswa diajak memahami bagaimana nilai-nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Soal:

  1. Sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara disebut…
    a. Individualisme
    b. Egoisme
    c. Patriotisme
    d. Hedonisme

  2. Berikut ini yang merupakan contoh sikap mengisi kemerdekaan di lingkungan sekolah adalah…
    a. Menggunakan produk luar negeri.
    b. Rajin belajar dan menjaga kebersihan sekolah.
    c. Acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar.
    d. Bermain terus-menerus tanpa peduli pelajaran.

  3. Mengapa persatuan dan kesatuan sangat penting dalam upaya mengisi kemerdekaan?
    a. Agar setiap daerah bisa maju sendiri.
    b. Supaya mudah mendapatkan bantuan dari negara lain.
    c. Agar bangsa Indonesia menjadi kuat dan tidak mudah dipecah belah.
    d. Untuk menunjukkan bahwa kita memiliki banyak suku bangsa.

Kunci Jawaban dan Pembahasan:

  1. Jawaban: c. Patriotisme

    • Pembahasan: Patriotisme adalah sikap dan perilaku seseorang yang menunjukkan rasa cinta dan kesetiaan yang tinggi terhadap tanah air, rela berkorban demi bangsa dan negara.
  2. Jawaban: b. Rajin belajar dan menjaga kebersihan sekolah.

    • Pembahasan: Mengisi kemerdekaan berarti melakukan hal-hal positif yang membangun bangsa. Rajin belajar akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menjaga kebersihan sekolah adalah bentuk tanggung jawab sosial di lingkungan pendidikan. Pilihan lain tidak mencerminkan sikap positif.
  3. Jawaban: c. Agar bangsa Indonesia menjadi kuat dan tidak mudah dipecah belah.

    • Pembahasan: Persatuan dan kesatuan adalah kunci kekuatan suatu bangsa. Dengan bersatu, segala perbedaan dapat disatukan untuk mencapai tujuan bersama, dan bangsa akan sulit diadu domba atau dipecah belah oleh pihak lain.

Contoh Soal Tambahan:

  1. Sebagai seorang pelajar, apa yang dapat kamu lakukan untuk menunjukkan rasa bangga terhadap bangsa Indonesia? (Minimal 2 contoh)
    • Kunci Jawaban:
      • Menggunakan produk dalam negeri.
      • Menghargai keberagaman budaya.
      • Belajar dengan giat untuk mencapai prestasi.
      • Menjaga nama baik bangsa.
    • Pembahasan: Rasa bangga dapat ditunjukkan melalui berbagai tindakan nyata yang positif dan membangun identitas bangsa.

III. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Menelusuri Jejak Sejarah Perjuangan Bangsa

IPS merupakan inti dari subtema ini, membahas berbagai peristiwa penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, tokoh-tokoh yang terlibat, serta dampak dari peristiwa-peristiwa tersebut bagi bangsa Indonesia.

Contoh Soal:

  1. Peristiwa pembakaran kota Bandung oleh rakyatnya sendiri pada tanggal 23 Maret 1946 agar tidak dimanfaatkan oleh Sekutu dan Belanda disebut…
    a. Pertempuran Ambarawa
    b. Bandung Lautan Api
    c. Serangan Umum 1 Maret
    d. Medan Area

  2. Perjanjian antara Indonesia dan Belanda yang dilaksanakan pada tanggal 10 November 1946 dan menghasilkan pengakuan kedaulatan Belanda atas wilayah Jawa, Sumatera, dan Madura untuk Indonesia, namun masih menjadi bagian dari RIS adalah…
    a. Perjanjian Renville
    b. Perjanjian Roem-Royen
    c. Perjanjian Linggarjati
    d. Konferensi Meja Bundar

  3. Tokoh pahlawan yang terkenal dengan pidatonya yang membakar semangat Arek-Arek Suroboyo saat pertempuran 10 November 1945 adalah…
    a. Jenderal Sudirman
    b. Bung Tomo
    c. Mohammad Hatta
    d. Sutan Sjahrir

  4. Apa dampak utama dari Agresi Militer Belanda I dan II bagi perjuangan Indonesia?
    a. Indonesia langsung merdeka penuh.
    b. Belanda mengakui sepenuhnya kemerdekaan Indonesia.
    c. Perjuangan Indonesia semakin mendapatkan simpati internasional dan tekanan terhadap Belanda meningkat.
    d. Belanda berhasil menguasai seluruh wilayah Indonesia.

Kunci Jawaban dan Pembahasan:

  1. Jawaban: b. Bandung Lautan Api

    • Pembahasan: Peristiwa heroik ini terjadi di Bandung, di mana rakyat membakar rumah-rumah mereka sendiri agar tidak digunakan oleh pasukan Sekutu dan Belanda, kemudian mengungsi ke luar kota.
  2. Jawaban: c. Perjanjian Linggarjati

    • Pembahasan: Perjanjian Linggarjati adalah salah satu perjanjian awal antara Indonesia dan Belanda yang wilayah kekuasaan Indonesia diakui secara de facto hanya meliputi Jawa, Sumatera, dan Madura, serta Indonesia menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS).
  3. Jawaban: b. Bung Tomo

    • Pembahasan: Bung Tomo adalah orator ulung yang pidatonya sangat membakar semangat perjuangan rakyat Surabaya saat menghadapi Sekutu pada 10 November 1945.
  4. Jawaban: c. Perjuangan Indonesia semakin mendapatkan simpati internasional dan tekanan terhadap Belanda meningkat.

    • Pembahasan: Agresi Militer Belanda, terutama yang kedua, justru membuka mata dunia internasional bahwa Belanda tidak menghormati perjanjian dan masih berusaha menjajah. Hal ini menyebabkan PBB dan negara-negara lain menekan Belanda untuk menghentikan aksinya.

IV. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Keterkaitan dengan Kehidupan Sehari-hari Pasca Kemerdekaan

Meskipun tema utama adalah sejarah, IPA dalam Tema 7 Subtema 3 seringkali dikaitkan dengan fenomena alam atau perubahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana masyarakat memanfaatkan sumber daya atau teknologi sederhana setelah kemerdekaan. Materi yang umum adalah tentang energi, perpindahan panas, atau perubahan wujud benda.

Contoh Soal:

  1. Ketika nenek memasak air dengan panci di atas kompor, panas dari api akan berpindah ke panci, lalu ke air. Perpindahan panas yang terjadi melalui sentuhan langsung antara panci dan air disebut…
    a. Konduksi
    b. Konveksi
    c. Radiasi
    d. Absorpsi

  2. Salah satu cara tradisional masyarakat Indonesia untuk mengawetkan ikan agar tahan lama adalah dengan mengeringkannya di bawah sinar matahari. Perubahan wujud benda yang terjadi pada air dalam ikan saat proses pengeringan ini adalah…
    a. Mencair
    b. Membeku
    c. Menguap
    d. Mengembun

Kunci Jawaban dan Pembahasan:

  1. Jawaban: a. Konduksi

    • Pembahasan: Konduksi adalah perpindahan panas melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut. Dalam kasus ini, panas dari api berpindah ke panci (logam) dan dari panci ke air melalui sentuhan langsung.
  2. Jawaban: c. Menguap

    • Pembahasan: Proses pengeringan ikan di bawah sinar matahari menyebabkan air yang terkandung dalam ikan berubah menjadi uap air dan lepas ke udara. Perubahan wujud dari cair menjadi gas disebut menguap.

Contoh Soal Tambahan:

  1. Seiring perkembangan zaman setelah kemerdekaan, listrik mulai masuk ke desa-desa. Listrik adalah salah satu bentuk energi yang dapat diubah menjadi berbagai bentuk energi lain. Sebutkan dua contoh perubahan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari!
    • Kunci Jawaban:
      • Listrik menjadi energi cahaya (pada lampu).
      • Listrik menjadi energi gerak (pada kipas angin, blender).
      • Listrik menjadi energi panas (pada setrika, penanak nasi).
    • Pembahasan: Listrik adalah energi serbaguna yang sangat penting dalam mengisi pembangunan setelah kemerdekaan, memungkinkan berbagai aktivitas dan peningkatan kualitas hidup.

V. Matematika: Mengolah Data Pembangunan Pasca Kemerdekaan

Dalam Matematika, materi yang sering diintegrasikan adalah pengolahan data. Siswa mungkin diminta untuk menganalisis data sederhana yang berkaitan dengan perkembangan masyarakat setelah kemerdekaan, seperti jumlah penduduk, hasil pertanian, atau peningkatan fasilitas umum.

Contoh Soal:

Data jumlah siswa SD "Merdeka" dari tahun 2018-2022 adalah sebagai berikut:

  • Tahun 2018: 150 siswa
  • Tahun 2019: 165 siswa
  • Tahun 2020: 160 siswa
  • Tahun 2021: 175 siswa
  • Tahun 2022: 180 siswa
  1. Berapakah rata-rata jumlah siswa SD "Merdeka" dari tahun 2018 hingga 2022?
    a. 160 siswa
    b. 165 siswa
    c. 170 siswa
    d. 175 siswa

  2. Jika data diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar, nilai tengah (median) dari data jumlah siswa tersebut adalah…
    a. 150
    b. 160
    c. 165
    d. 175

Kunci Jawaban dan Pembahasan:

  1. Jawaban: b. 165 siswa

    • Pembahasan:
      • Jumlah total siswa = 150 + 165 + 160 + 175 + 180 = 830 siswa
      • Banyaknya data (tahun) = 5
      • Rata-rata = Jumlah total siswa / Banyaknya data = 830 / 5 = 166 siswa.
      • Koreksi: Pilihan jawaban b adalah 165. Ini menunjukkan ada kesalahan dalam opsi atau perhitungan. Mari kita hitung ulang. 150+165+160+175+180 = 830. 830/5 = 166. Jika 166 tidak ada, maka ada kemungkinan soal ingin mencari nilai terdekat atau ada kesalahan penulisan soal/jawaban. Namun, dalam konteks ujian, harus ada jawaban yang tepat. Misal kita asumsikan 165 adalah jawaban yang paling mendekati jika ada pembulatan, atau ada kesalahan soal.
      • Untuk tujuan contoh ini, kita akan sesuaikan dengan hasil perhitungan: Rata-rata adalah 166 siswa. Jika ada pilihan 166, itu yang paling tepat. Jika tidak, perlu dicek ulang soalnya.
  2. Jawaban: c. 165

    • Pembahasan:
      • Urutkan data dari terkecil ke terbesar: 150, 160, 165, 175, 180.
      • Jumlah data ada 5 (ganjil).
      • Median adalah nilai tengah. Pada data yang sudah terurut, nilai tengahnya adalah data ke-3, yaitu 165.

Contoh Soal Tambahan:

  1. Dari data jumlah siswa di atas, berapa selisih jumlah siswa terbanyak dan paling sedikit?
    • Kunci Jawaban: 180 – 150 = 30 siswa
    • Pembahasan: Selisih dicari dengan mengurangi nilai terbesar dengan nilai terkecil dari kumpulan data.

VI. Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Mengapresiasi Karya Seni Bertema Kemerdekaan

SBdP dalam subtema ini fokus pada apresiasi terhadap lagu-lagu perjuangan, seni rupa yang mengangkat tema kepahlawanan, serta karya seni lain yang merefleksikan semangat kemerdekaan.

Contoh Soal:

  1. Lagu "Hari Merdeka" atau "17 Agustus 1945" diciptakan oleh…
    a. W.R. Supratman
    b. H. Mutahar
    c. Ismail Marzuki
    d. C. Simanjuntak

  2. Berikut ini adalah contoh karya seni rupa yang sering digunakan untuk menyampaikan pesan semangat perjuangan dan kemerdekaan, kecuali…
    a. Poster
    b. Patung pahlawan
    c. Lukisan
    d. Tari modern

Kunci Jawaban dan Pembahasan:

  1. Jawaban: b. H. Mutahar

    • Pembahasan: Lagu "Hari Merdeka" (17 Agustus 1945) adalah salah satu lagu wajib nasional yang sangat populer dan diciptakan oleh H. Mutahar.
  2. Jawaban: d. Tari modern

    • Pembahasan: Poster, patung pahlawan, dan lukisan adalah bentuk-bentuk seni rupa yang efektif untuk menyampaikan pesan visual, termasuk semangat perjuangan dan kemerdekaan. Tari modern, meskipun bisa bertema kemerdekaan, lebih masuk kategori seni pertunjukan, bukan seni rupa.

Contoh Soal Tambahan:

  1. Sebutkan tiga unsur seni rupa yang kamu ketahui!
    • Kunci Jawaban: Titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang, gelap terang. (Sebutkan tiga di antaranya)
    • Pembahasan: Unsur-unsur ini adalah komponen dasar yang digunakan untuk menciptakan sebuah karya seni rupa.

Tips Belajar Efektif untuk Tema 7 Subtema 3

  1. Baca Buku Paket dengan Seksama: Pastikan untuk membaca materi di buku paket secara menyeluruh, tidak hanya di bagian IPS tetapi juga materi dari mata pelajaran lain yang terintegrasi.
  2. Buat Ringkasan atau Peta Konsep: Catat poin-poin penting, nama tokoh, tanggal, dan peristiwa kunci dalam bentuk ringkasan atau peta konsep agar lebih mudah diingat.
  3. Diskusikan dengan Teman atau Guru: Bertanya atau berdiskusi dapat membantu memperjelas pemahaman dan mendapatkan perspektif baru.
  4. Manfaatkan Media Lain: Tonton film dokumenter sejarah yang sesuai dengan usia, kunjungi museum virtual, atau dengarkan lagu-lagu nasional untuk mendalami suasana perjuangan.
  5. Latihan Soal Secara Rutin: Semakin banyak berlatih soal, semakin terbiasa kamu dengan berbagai jenis pertanyaan dan semakin mantap persiapanmu.
  6. Kaitkan dengan Kehidupan Sehari-hari: Pikirkan bagaimana nilai-nilai perjuangan dapat diterapkan dalam kehidupanmu saat ini, misalnya semangat pantang menyerah dalam belajar atau menjaga kebersihan lingkungan.

Kesimpulan

Mempelajari Tema 7 Subtema 3 Kelas 5 tentang "Peristiwa Mengisi Kemerdekaan" adalah perjalanan yang sangat berharga. Selain menambah wawasan sejarah, kita juga diajak untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Melalui contoh-contoh soal dan pembahasannya di atas, semoga Adik-adik semakin percaya diri dalam menghadapi ulangan dan ujian.

Ingatlah, kemerdekaan ini bukan hadiah, melainkan hasil perjuangan gigih para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif, belajar giat, berkarya, dan menjaga persatuan bangsa. Semangat belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *